Jumat, 15 Juni 2012

JENIS-JENIS WACANA


    Wacana Deskripsi

Wacana Deskripsi  adalah teks yang berisi gambaran mengenai suatu hal/keadaan sehingga pembaca seolah-olah melihat, mendengar, atau merasakan hal tersebut.
Ciri-ciri Wacana Deskripsi:

    Menggambarkan atau melukiskan sesuatu.
    Penggambaran tersebut dilakukan sejelas-jelasnya dengan melibatkan kesan indera.
    Membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau mengalami sendiri.


Pola pengembangan paragraf deskripsi:

    Paragraf Deskripsi Spasial, paragraf ini menggambarkan objek kusus ruangan, benda atau tempat.
    Paragraf Deskripsi Subjektif, paragraf ini menggambarkan objek seperti tafsiran atau kesan perasaan penulis.
    Paragraf Deskripsi Objektif, paragraf ini menggambarkan objek dengan apa adanya atau sebenarnya.

Contoh Paragraf:

Siang itu aku sedang duduk santai di sofa empuk di dalam apotik milikku yang baru saja dibuka. Apotik ini adalah impianku sejak aku kuliah di Farmasi dulu. Sekarang aku memandang puas pada usahaku selama ini. Aku bisa mendirikan apotik di kota kelahiranku. Apotik ini cukup luas, beberapa rak besar tempat obat-obatan berjejer rapi dengan kemasan-kemasan obat warna-warni yang dikelompokkan menurut farmakologinya dan disusun alfabetis. Pandangan saya tertuju pada rak buku di pojok ruangan yang berisi buku-buku tebal. Ku ambil satu buku yang disampulnya tertulis Informasi Spesialis Obat atau yang biasa disebut kalangan farmasi dengan buku ISO. Setelah ku pandangi aku tersenyum dan mengembalikannya ke tempat semula. buku ini adalah buku pertama yang kubeli saat aku kuliah dulu. Aku memandang lagi secara keseluruhan apotik ini, sebuah televisi 14 inci dan sebuah computer di meja kasir. Hembusan angin dari AC cukup membuat udara terasa sejuk di bulan Mei yang panas ini.


1. Wacana Eksposisi

Wacana eksposisi adalah paragraf yang bertujuan untuk memaparkan, menjelaskan, menyampaikan informasi, mengajarkan, dan menerangkan sesuatu tanpa disertai ajakan atau desakan agar pembaca menerima atau mengikutinya.
Ciri-ciri paragraf eksposisi:

    Memaparkan definisi (pengertian).
    Memaparkan langkah-langkah, metode, atau cara melaksanakan suatu kegiatan.

Contoh:
Ozone therapy adalah pengobatan suatu penyakit dengan cara memasukkan oksigen murni dan ozon berenergi tinggi ke dalam tubuh melalui darah. Ozone therapy merupakan terapi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan, baik untuk menyembuhkan penyakit yang kita derita maupun sebagai pencegah penyakit.

3. Wacana Argumentasi
Wacana argumentasi adalah jenis paragraf yang mengungkapkan ide, gagasan, atau pendapat penulis dengan disertai bukti dan fakta (benar-benar terjadi). Tujuannya adalah agar pembaca yakin bahwa ide, gagasan, atau pendapat tersebut adalah benar dan terbukti.
Ciri-ciri karangan argumentasi:

    Menjelaskan pendapat agar pembaca yakin.
    Memerlukan fakta untuk pembuktian berupa gambar/grafik, dan lain-lain.
    Menggali sumber ide dari pengamatan, pengalaman, dan penelitian.
    Penutup berisi kesimpulan.

Contoh:
Mempertahankan kesuburan tanah merupakan syarat mutlak bagi tiap-tiap usaha pertanian. Selama tanaman dalam proses menghasilkan, kesuburan tanah ini akan berkurang. Padahal kesuburan tanah wajib diperbaiki kembali dengan pemupukan dan penggunaan tanah itu sebaik-baiknya. Teladan terbaik tentang cara menggunakan tanah dan menjaga kesuburannya dapat kita peroleh pada hutan yang belum digarap petani.


4. Wacana Narasi
Wacana narasi adalah teks yang menceritakan kejadian atau peristiwa berdasarkan urutan waktu,
Ciri karangan narasi yaitu:

    Menonjolkan unsur perbuatan atau tindakan.
    Dirangkai dalam urutan waktu.
    Berusaha menjawab pertanyaan, apa yang terjadi?
    Ada konfliks.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar